disaNewsMeriahkan Hardiknas, Disdikbud dan PURP Kaltim Santuni 300 Anak Yatim Dan Dhuafa.

Meriahkan Hardiknas, Disdikbud dan PURP Kaltim Santuni 300 Anak Yatim Dan Dhuafa.

Meriahkan Hardiknas, Disdikbud dan PURP Kaltim Santuni 300 Anak Yatim Dan Dhuafa.

Dengarkan Berita Ini

DisaNews.com, SAMARINDA Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim memberikan santunan kepada 300 anak yatim piatu.

“Pemberian santunan ini dilaksanakan di Pendopo Odah Etam itu langsung dihadiri oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor, (Kamis,28/4/2024).

” Pemberian santunan itu merupakan bentuk perhatian serta kepedulian dari Pemprov Kaltim terhadap masyarakat, khususnya generasi muda,” ungkapnya.

“Selamat berbahagia kepada kalian semua. Kegiatan hari ini adalah bagian dari kepedulian pemerintah terhadap masyarakat khususnya generasi penerus bangsa di Kaltim,” ucap Isran.

“Tak hanya itu, dalam Santunan kali ini bukan saja kepada umat muslim tapi juga non muslim kita berikan, sebagai bentuk persaudaraan, berbangsa dan bernegara,” Tegasnya.

“Di mata Tuhan kita memiliki posisi yang sama, tidak boleh merasa minder, rendah diri, apalagi putus asa,” pungkasnya.

Kepala Disdikbud Kaltim Anwar Sanusi

Ditambah juga oleh Kepala Disdikbud Kaltim menerangkankan, Anwar Sanusi meyampaikan bahwa ada 7 yayasan yang dalam dalam rangkaian acara santunan anak yatim piatu dan dhuafa kali ini.

“Adapun keseluruhan penerima santunan itu juga merupakan bagian dari korban pandemi Covid-19, yang mana anak yatim-piatu muslim sebanyak 200 orang. Kemudian untuk non muslim sebanyak 100 orang,” pungkasnya.

” Selain itu akan ada juga santunan kepada penyandang disabilitas dan panti jompo disalurkan langkung kepada yang bersangkutan,” ucapnya.

“Namun, kita akan melakukan komunikasi kepada pihak terkait dalam hal itu,”terangnya.

Anwar juga menerangkan bahwa masalah yang ada di beberapa Sekolah Luar biasa (SLB), semua belum mendapatkan mobil sebagai kemudahan akses transportasi.

Selain itu juga, Anwar bersama jajaran juga akan menindak lanjuti terkait akses di sekolah agar memadai sesuai dengan keperluan dan aturan yang berlaku.

“kepada para guru pada Hari Pendidikan Nasional ini kita siap untuk merdeka belajar setelah 2 tahun dalam pandemi ini, dan diharapkan menjadi model pembelajaran bagi anak anak dengan metode yang unik dalam pembelajaran,” tuturnya.(Riki)

Exclusive content

Latest article

Berita Lainnya

Dengarkan Berita Ini